Selamat datang

Kamis, 26 Januari 2012

Akuntansi modern

Jantung akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini melibatkan pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno.
Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah sejak dulu. Reformasi akuntansi dalam berbagai bentuk selalu terjadi pada tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi. Walaupun demikian, hal ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bergantung pada pengaruh ekonomi seperti itu.
Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.

Sumber : Wikipedia
Lebih lengkapnya silakan klik http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi#Akuntansi_modern

Kamis, 19 Januari 2012

Sejarah

Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.

Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.

Sumber : Wikipedia
Lebih lengkapnya silakan anda kunjungi : http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi#Sejarah

Selasa, 06 Desember 2011

GOKUSEN

Hajimemashite Minna-san~
 
Now, Seki mau bercerita sedikit soal sekolah saya.Saya bersekolah di SMK N 1 Banjar. Di bawah ini adalah beberapa foto sekolah saya.
Saya benar-benar meminta maaf, yang baru bisa saya posting baru ini. ini juga pake sistem SKS a.k.a Sistem Kebut Semalam. Hehe. Maklumlah Author benar-benar masih dalam tahap belajar membagi waktu. Dan belakangan ribet banget ama tugas, syuting, pemotretan DLL. Hehe. *di getok reader*
So, buat lebih lengkapnya klik aja link di bawah ini...
*gak mo cape*







PORCLASS SMKN 1 BANJAR




 PORCLASS SMKN 1 BANJAR


 BAZAR ANGKATAN 2010/2011



 BENDERA KEBANGSAAN TIAP KELAS

Situs Kokoplak


Situs Kokoplak terletak di Dusun Pananjung Desa Mulyasari Kecamatan Pataruman dengan luas areal 1 Ha. Situs ini merupakan tempat ziarah yang dikunjungi para peziarah dari Kota Banjar maupun kota-kota lainnya. Pada umumnya para peziarah mendatangi situs untuk tujuan penghasilan, usaha, dagang, kepangkatan dan jabatan.






Situs Kokoplak terletak di Dusun Pananjung Desa Mulyasari Kecamatan Pataruman dengan luas areal 1 Ha. Situs ini merupakan tempat ziarah yang dikunjungi para peziarah dari Kota Banjar maupun kota-kota lainnya. Pada umumnya para peziarah mendatangi situs untuk tujuan penghasilan, usaha, dagang, kepangkatan dan jabatan.

Waterpark Kota Banjar

Ini adalah beberapa gambar Waterpark kota banjar






Situ Mustika

 
Situ Mustika merupakan sebuah obyek wisata berupa panorama dan danau. Obyek wisata ini terletak di Desa Purwaharja Kecamatan Purwaharja dengan luas areal 3,5 Ha. Pada situ ini terdapat jalan/track yang mengelilingi situ yang sering digunakan masyarakat Kota Banjar untuk jogging/lari pagi sambil menghirup segarnya udara pagi hari.
Kegiatan lomba memancing juga sering diselenggarakan di Situ Mustika. Disekeliling Situ Mustika terdapat hutan lindung dengan beraneka ragam pohon dan satwa yang ada didalamnya. Keberadaan hutan lindung di dalam sebuah kota merupakan suatu hal yang langka dan jarang dijumpai. Akan tetapi di Kota Banjar masih terdapat hutan lindung dan tentu saja hutan tersebut harus senantiasa dipelihara dan dilestarikan untuk keberlangsungan hidup pohon dan satwa yang terdapat didalamnya dan sebagai paru-paru kota dan tempat resapan air tanah.








Potensi Kota Banjar Dalam Bidang Pariwisata

Pariwisata Kota Banjar sekarang bertambah dengan dibangunnya Waterpark dan Bendung Situ Leutik. Keberadaan dua objek wisata tersebut semakin menambah objek andalan pariwisata Kota Banjar. Waterpark yang berada di Parunglesang dilalui oleh lalu lintas Jalur Selatan Jawa. Baik itu Roda empat maupun Kereta Api.
Potensi Pariwisata Kota Banjar
Wisata Air
1. Objek Wisata Situ Mustika (Danau)
2. Objek Wisata Waterpark (Proses Pengerjaan sd. November 2009)
3. Objek WIsata Situ Leutik (Proses Pengerjaan sd. 2010)
4. Objek Wisata Bataliyon 323 Raider.
Wisata Situs/Sejarah
1. Rawa Onom / Pulomajeti (Situs)
2. Kokoplak (Situs)
3. Terowongan Binangun
Wisata Kuliner
1. Jajanan Khas Sunda
2. Jajanan Seafood
3. Jajanan Oriental/Chinese food
Sebagai penunjang sarana wisata terdapat juga jasa akomodasi berupa :
  • 9 buah berupa hotel dan penginapan dengan kapasitas kamar 159 buah dan tempat tidur sebanyak 305 buah
  • 1 buah Rest Area
  • Stasiun Kereta dengan Pemberhentian Kereta kelas Argo.